NusaReborn



Results 1 to 1 of 1

Thread: [BOLA] Dulu, Ini Cara Sir Alex Menempa Ronaldo Agar Tak Lembek


Share on Facebook Tweet on Twitter

  1. #1

    CALL-ME~HANZ's Avatar
     
    CALL-ME~HANZ is offline


    We'll Keep Our Red Flag Flying High Cause' Man United Will Never Die

    "Old Trafford"
    Clan Capt
    Chieftain
    Joined NSR
    22/03/2014
    140
    Posts
    103
    Threads
    Thanked
    7 Times
    Thanking
    12 Times
    Rep Power
    10


     

    Default [BOLA] Dulu, Ini Cara Sir Alex Menempa Ronaldo Agar Tak Lembek



    Manchester - Ini sebuah kisah masa lalu ketika Cristiano Ronaldo masih jadi pemain muda di Manchester United, tentang cara Sir Alex Ferguson menempanya agar tak jadi pemain yang lembek.

    Selama sekian tahun terakhir Ronaldo sudah menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Tapi tak demikian halnya ketika pesepakbola Portugal 32 tahun itu baru bergabung dengan MU pada musim panas 2003 -- nyaris sedekade lalu.

    Ketika itu Ferguson, yang memanajeri The Red Devils, sudah melihat potensi besar dari sosok Ronaldo. Salah satu pengakuan akan hal tersebut adalah kepercayaan Ferguson memberikan nomor punggung 7 nan ikonik untuknya.


    Akan tetapi, seperti dikatakan Tony Coton yang pernah masuk dalam jajaran staf pelatih MU di bawah Ferguson, si manajer legendaris juga melihat adanya kelemahan besar dari Ronaldo. Ia terlalu lembek sehingga gampang jatuh dengan sengaja.

    "Ferguson memperlihatkan pandangannya terhadap Ronaldo remaja ketika memberinya kaus nomor 7 ketika merekrutnya di tahun 2003," kata Coton kepada Daily Mail.

    "Tapi hebatnya ia juga mampu melihat kelemahannya. Satu kelemahan besar adalah kebiasaannya jatuh seperti boneka rusak setiap dapat tekel. Sir Alex pun punya misi untuk menempanya jadi lebih tangguh. Para staf pelatih pun diminta tutup mata jika mereka melihat Ronaldo dilanggar dalam latih tanding dan mini game," ucapnya.




    Para pemain senior MU, seperti Roy Keane dan Rio Ferdinand, pun tidak menahan diri. Ronaldo jadi bulan-bulanan saat latihan, dengan para seniornya acapkali meneriaki agar ia tangguh sedikit.

    "Latihan itu intens sekali. Ronaldo yang malang tak tahu apa-apa dengan para rekan satu timnya, yang sebelum itu bergurau bersama, memberinya perlakuan yang tak bisa jadi bahan gurauan," ujar Coton.

    "Ketika ia tak dapat tendangan bebas, ia akan mengangkat tangannya dengan kesal dan duduk di lapangan mengeluarkan sumpah serapah dengan permainan jalan terus. Para pemain veteran seperti Keane, Ferdinand, akan meneriaki dirinya karena terlalu lembek."

    "Itu semua adalah cara memperlihatkan kasih sayang dengan keras dan perlahan tapi pasti, misi dari perlakuan tersebut mulai menyusup ke benak winger kami itu," tuturnya.

    Kendatipun Ronaldo sudah meninggalkan MU sejak 2009, hubungannya dengan Ferguson masih terbilang dekat. Apalagi pemain yang kini merumput untuk Real Madrid itu pernah menyatakan Ferguson merupakan sosok ayah buatnya di dunia olahraga.


    sumber :
    GLORY GLORY MANCHESTER UNITED





Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •